Ringkasan materi Ujian Nasional

RINGKASAN MATERI UJIAN NASIONAL
A. Paragraf (artikel, tajuk rencana, biografi) kata-istilah
1. Menentukan unsur-unsur paragraf suatu artikel
2. Menentukan isi paragraf biografi
3. Menentukan isi paragraf, simpulan paragraf, dan istilah/ kata dalam paragraf
4. Menentukan opini dalam tajuk rencana
Ringkasan materi
a. Gagasan utama/ ide pokok/ kalimat utama
Gagasan utama merupakan pernyataan yang menjadi inti keseluruhan isi paragraf. Gagasan utama terdapat pada kalimat utama yang biasanya terletak di awal, akhir, atau tengah paragraf. Kalimat utama memiliki makna yang paling umum di antara kalimat-kalimat lain yang terdapat pada paragraf tersebut.
Contoh Soal dan Pembahasan
(1) Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital. (2) Padahal, Kementrian Pendidikan Nasional sudah menyiapkan 49 judul buku digital kecil di internet. (3) Karena itu, pada awal tahun ajaran sekarang, kemungkinan kecil sekolah menggunakan buku digital. (4) Walaupun program tersebut sangat bermanfaat dan menguntungkan murid, orang tua, dan guru belum sepenuhnya memahami cara memperolehnya. (5) Di samping itu, banyak guru belum mengenal buku digital yang diakses dari internet sehingga mereka harus dibekali pengetahuan tentang internet.
1. Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Empat puluh Sembilan judul buku digital
B. Buku pelajaran digital di internet
C. kemungkinan penggunaan buku digital
D. Keuntungan program buku digital
E. Pengetahuan guru tentang buku digital
Kunci : E
Pembahasan
Kalimat utama dari paragraf tersebut adalah “Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital.”. berdasarkan hal itu, ide pokok paragrafnya adalah “Pengetahuan guru tentang buku digital”.
Ingat-ingat
Untuk menentukan ide pokok paragraf, temukan dulu kalimat utamanya. Dari kalimat utama tentukan inti dari kalimat utama.
2. Kalimat utama paragraf tersebut terdapat pada nomor …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Kunci : A
Pembahasan
Kalimat utama dari paragraf tersebut adalah “Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital.”.
b. Fakta dan opini
Fakta ialah hal yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar terjadi; dapat dibuktikan kebenarannya; berdasarkan data; tak terbantahkan.
Opini ialah pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang tentang sesuatu; ada kemungkinan orang lain mempunyai pendapat yang berbeda.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. (1) Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital. (2) Padahal, Kementrian Pendidikan Nasional sudah menyiapkan 49 judul buku digital kecil di internet. (3) Karena itu, pada awal tahun ajaran sekarang, kemungkinan kecil sekolah menggunakan buku digital. (4) Walaupun program tersebut sangat bermanfaat dan menguntungkan murid, orang tua, dan guru belum sepenuhnya memahami cara memperolehnya. (5) Di samping itu, banyak guru belum mengenal buku digital yang diakses dari internet sehingga mereka harus dibekali pengetahuan tentang internet.
Kalimat fakta dalam Paragraf tersebut adalah …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Kunci : B
Pembahasan
Kalimat yang menunjukkan data pasti dan berdasarkan kenyataan terdapat pada kalimat nomor 2.

c. Keberpihakan penulis tajuk
d. Menjawab pertanyaan
Menjawab sebuah pertanyaan haruslah dengan kalimat sempurna, singkat, jelas, dan berhubungan dengan isi atau hal yang ditanyakan atau dengan isi bacaan yang ada. Untuk itu, perlu diketahui kata Tanya yang dikenal dengan 5W + 1 H
What apa dijawab benda
Who siapa orang
Why mengapa alasan/ sebab
When kapan waktu
Where di mana tempat
How bagaimana cara, hal, keadaan
e. Istilah
Istilah dapat berbentuk kata atau gabungan kata, tetapi mengungkapkan makna konsep sesuatu (proses, keadaan, atau khas bidang tertentu).
Ada dua kelompok istilah, yaitu istilah umum (digunakan secara umum); dan istilah khusus (digunakan dalam bidang tertentu, missal pertanian, ekonomi, seni, agama, kesehatan, dsb.)
Contoh Soal dan Pembahasan
Bukti kesuksesan artis yang menang di beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) atau “aman” menjadi anggota DPR mungkin menjadi daya tarik baru bagi artis lainnya saat ini. Baik artis maupun partai politik sama-sama terlihat saling “membutuhkan” untuk menaikkan popularitas. Hampir semua partai besar dipastikan mengusung nama-nama artis beken dalam daftar calon legeslatifnya. Tak terbatas artis, tetapi juga MC, penyanyi, hingga pelawak. Akan tetapi, dalam sebuah survei terlihat bahwa masyarakat tidak terlalu berharap di masa depan para artis makin dominan dalam politik. Bahkan, sebagian besar cenderung tidak setuju jika di masa mendatang makin banyak artis yang menjadi anggota lembaga legislatif.
1. Mengapa banyak artis yang mengikuti pilkada?
Jawaban pertanyaan yang tepat adalah …
A. Karena ingin mendukung salah satu partai dalam pilkada
B. Karena ingin menjadi anggota partai yang memenangkan pilkada
C. Karena ingin memanfaatkan popularitas untuk memenangkan pilkada
D. Karena ingin sukses sebagai anggota lembaga legeslatif
E. Karena ingin menjadi pengurus partai yang besar dalam pilkada.
Kunci : C
Pembahasan
Pertanyaan dengan kata tanya mengapa memerlukan jawaban yang berupa alasan. Selanjutnya, tinggal menyesuaikan dengan isi paragraf.
2. Makna kata popularitas dalam paragraf tersebut adalah …
A. kesungguhan
B. keterkenalan
C. keseriusan
D. keterpercayaan
E. ketersanjungan
Kunci : B
Pembahasan
Kata popular bermakna terkenal. Popularitas bermakna keterkenalan.
f. Biografi
Biografi adalah riwayat hidup seseorang. Dari riwayat hidup tersebut dapat diambil hikmahnya/ teladannya dengan mendasarkan pada hal/ sifat baik dari tokoh tersebut.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Pada tahun 1050-an, Bally adalah sebuah merek sepatu yang bermutu tinggi dan tentu tidak murah. Bung Hatta, Wakil Presiden RI, berminat pada sepatu Bally. Ia kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut. Namun, uang tabungan tampaknya tidak pernah mencukupi karena selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu kerabat dan handai taulan yang dating kepadanya untuk meminta pertolongan. Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Bung Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah mencukupi. Yang sangat mengharukan dari cerita ini, guntingan iklan sepatu Bally itu hingga Bung Hatta wafat masih tersimpan dan menjadi saksi keinginan sederhana dari seorang Hatta. Jika ingin memanfaatkan posisinya waktu itu, sebenarnya sangatlah mudah bagi Bung Hatta untuk memperoleh sepatu Bally. Misalnya, dengan meminta tolong para duta besar atau pengusaha yang menjadi kenalan Bung Hatta. “Namun, di sinilah keistimewaan Bung Hatta. Ia tidak mau meminta sesuatu untuk kepentingan sendiri dari orang lain. Bung Hatta memilih jalan sukar dan lama, yang ternyata gagal karena ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri,” kata Adi Sasono, Ketua Pelaksana Peringatan Satu Abad Bung Hatta.
Keteladanan Bung Hatta sesuai teks di atas adalah …
A. Ia tidak mau meminta-minta hanya untuk kepentingan orang lain
B. Ia berusaha menabung agar bisa membeli segala yang diidamkannya
C. Ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri
D. Uang tabungannya selalu terambil untuk keperluan rumah tangga.
E. Semua uang tabungannya untuk membantu handai taulannya.
Kunci : C
Pembahasan
Keteladanan adalah hal/ sifat yang baik dari seorang tokoh yang dapat diambil sebagai teladan oleh orang lain. Hal teladan yang dapat diambil dari tokoh Bung Hatta adalah Ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri
g.
B. Grafik
Menentukan isi dan simpulan grafik, diagram, atau tabel
Menentukan isi grafik berarti membahasakan angka atau data yang terdapat dalam grafik. Data tersebut dijelaskan maksudnya sedemikian rupa sehingga mudah dipahami.
Ruang lingkup soal :
a. Menentukan isi grafik, diagram, atau tabel
Untuk menentukan isi/ pernyataan yang sesuai isi tabel, diagram, atau tabel, haruslah menyesuaikan satu per satu pernyataan dalam pilihan.
b. Menentukan simpulan grafik, diagram, atau tabel
Contoh Soal dan Pembahasan

1. Pernyataan yang sesuai dengan data grafik tersebut adalah …
A. Negara yang banyak dikunjungi oleh wisatawan manca Negara adalah Perancis dan Spanyol
B. Negara yang paling sedikit dikunjungi oleh wisatawan mancanegara adalah Prancis
C. Cina lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara daripada Spanyol
D. Semua Negara Eropa dikunjungi wisatawan mancanegara lebih dari 50 ribu orang
E. Wisatawan mancanegara lebih banyak berkunjung ke USA daripada ke Spanyol
Kunci : A
Pembahasan :
Jawaban yang paling sesuai dengan grafik adalah A karena Negara yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Prancis dan Spanyol. Urutan berikutnya adalah USA, China, dan yang paling sedikit adalah Inggris.
2. Simpulan data grafik tersebut adalah …
A. Wisatawan mancanegara lebih tertarik mengunjungi negara Eropa
B. Negara yang paling sedikit dikunjungi oleh wisatawan mancanegara adalah Cina
C. Cina merupakan pilihan utama bagi wisatawan mancanegara dari Asia
D. Negara tujuan bagi wisatawan mancanegara memilih yang kedua adalah Amerika
E. Sebagian besar turis mancanegara memilih wisata ke Cina daripada ke Inggris
Kunci : C
Pembahasan :
Simpulan data grafik dapat diambil berdasarkan penggambaran grafik yang ada dan ukuran kata-kata yang digunakan pun haruslah yang pasti. Misal, hindari kata tertarik (jawaban A) karena kata itu sifatnya relatif. Simpulan secara umum yang sesuai dengan isi table adalah C.
Ingat-ingat :
Cermati pilihan jawab yang ada, cermati data dalam table/ grafiknya. Untuk menentukan simpulan table/ grafik, kaitkan judul table/ grafik dengan isinya.
C. Unsur paragraf/ pidato (Jenis : analogi, generalisasi dll)
1. Melengkapi teks pidato dengan simpulan
Teks pidato biasanya terdiri atas paragraf pembuka, isi, dan penutup. Paragraf pembuka berisi salam, sapa, dan ucap syukur. Paragraf isi mengungkapkan pokok-pokok masalah yang disampaikan kepada pendengar. Paragraf penutup berisi imbauan, kesimpulan, dan ajakan serta ucapan terima kasih.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Bacalah paragraf berikut dengan seksama
Pengembangan kecerdasan emosional lebih mudah ditanamkan pada anak sejak dini. Tugas-tugas yang dapat diselesaikan oleh anak dengan baik akan berpengaruh pada perkembangan selanjutnya. Ketidakcerdasan emosional membuat anak di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia, gamang bersikap.
Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah …
A. Untuk menangani hal ini, anak-anak sejak dini dibiasakan hidup mandiri dan selalu belajar.
B. Anak-anak merupakan korban yang tidak terduga dari dua kekuatan dunia dan zaman.
C. Hendaknya generasi sekarang sudah dilatih mengembangkan kecerdasan emosionalnya sejak dini.
D. Generasi sekarang lebih banyak mengalami kesulitan emosional, lebih kesepian, dan pemurung.
E. Anak-anak supaya belajar sopan santun dan belajar menghargai orang lain dan belajar senantiasa.
Kunci : C
Pembahasan :
Persuasif adalah mengajak/ membujuk. Memberikan ajakan biasanya menggunakan kata hendaknya, sebaiknya, dll. Berdasarkan paragraf yang ada pengemmbangan kecerdasan emosi lebih mudah ditanamkan pada anak sejak usia dini. Maka dari itu, kalimat persuasif yang tepat adalah ajakan untuk mengembangkan kecerdasan emosional sejak dini.
2. Melengkapi paragraf analogi dengan simpulan
Analogi merupakan bagian penalaran induksi dengan menarik kesimpulan berdasarkan perbandingan dua hal yang berbeda, tetapi memiliki berbagai persamaan.
Contoh :
Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang licin dan terjal yang bisa membuat orang itu terjatuh. Ada pula semak belukan yang sulit dilalui. Dapatkah seseorang itu melaluinya dan sampai puncak? Begitu pula bila menuntut ilmu. Seseorang akan mengalami berbagai hambatan, seperti ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah dia sanggung melaluinya hingga mencapai cita-citanya? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung, untuk mencapai puncak harus bisa melalui berbagai rintangan.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Bacalah kutipan berikut dengan saksama!
Seseorang yang sifatnya mengganggu lingkungan akan dijauhi atau dikucilkan dari lingkungannya. Begitu pula kotoran ayam, tidak berguna dan dibuang orang. Dahulu, kotoran ayam selalu menjadi sumber masalah, seperti baunya yang tidak sedap dan sumber penyakit. Begitu pula ayam cenderung hidup liar sehingga kotorannya pun berceceran di mana-mana. Sampah masyarakat terbiasa hidup tidak teratur dan membawa pengaruh negatif pada lingkungan dia berada. Bila mereka dibekali keterampilan, dapat berguna bagi dirinya sendiri dengan orang lain. Begitu pula kotoran ayam, kini dimanfaatkan sebagai makanan ikan. Kotoran ayam bila diolah pun menjadi pupuk. …
Simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah …
A. Pupuk dari kotoran ayam berguna bagi kesuburan tanaman sedangkan sampah berguna bagi masyarakat setelah diolah oleh masyarakat sehingga berusaha untuk memberdayakannya.
B. Menjadikan kotoran ayam sebagai pupuk sama halnya menjadikan seorang anak yang berguna bagi masa depan bangsa dan Negara seperti tokoh masyarakat kebanggaan penduduk sekitarnya.
C. mengolah kotoran ayam menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman sama sulitnya menjadikan seseorang sampah masyarakat menjadi manusia yang berguna sehingga orang dapat menerimanya dengan baik seperti orang lain.
D. Jadi, seseorang yang semula sampah masyarakat bila dibina akan berguna bagi masyarakat seperti kotoran ayam yang dimanfaatkan untuk pupuk dan makanan ikan.
E. Dengan berbagai upaya kita dapat mengubah benda yang semula tidak berguna menjadi sesuatu yang berguna dan dapat bermanfaat sebagaimana benda-benda yang lain sehingga tidak dibuang orang, seperti sampah.
Kunci : D
Pembahasan :
Hal yang dibandingkan adalah seorang yang sifatnya pengganggu dengan kotoran ayam. Keduanya ini jika dibina atau diolah dengan baik akan memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
Ingat-ingat :
Temukan dua hal yang dibandingkan kemudian apa persamaannya.
3. Menentukan simpulan generalisasi
Generalisasi merupakan bagian pernalaran induksi. Penarikan kesimpulan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta atau data yang diperoleh dari pengamatan, penilaian, atau hasil survei. Jumlah data atau fakta khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh :
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada pemukiman di sekitar tempat Pembuangan sampah akhir (TPA), dapat diketahui bahwa rumah mereka hanya berdindingkan kardus-kardus bekas. Lantai mereka masih terbuat dari tanah. Hanya ada sebuah pintu dan tanpa jendela. Di dalam dan luar rumah mereka banyak berceceran sampah hasil mereka memulung. Jadi, dapat dikatakan bahwa pemukiman itu tidak layak huni.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Bacalah paragraf generalisasi berikut dengan cermat!
Setelah dilakukan penilaian ulangan Bahasa Indonesia kelas XII IPA yang memperoleh nilai 8 sebanyak 25 orang, nilai 7 sebanyak empat orang, dan 6 hanya 1 orang. Jumlah siswa 30 orang …
Simpulan paragraf tersebut adalah …
A. Dapat dikatakan nilai mereka baik.
B. Belum dapat dikatakan mereka pintar.
C. mereka belum dikatakan siswa yang pandai.
D. Jadi, guru mereka boleh berbangga.
E. Memang mereka anak yang rajin-rajin.
Kunci : A
Pembahasan
Data yang ada dalam paragraf tersebut berkait dengan nilai-nilai yang baik, maka dalam menyimpulkan pun kita juga harus mengatakan bahwa nilai yang diraih siswa itu baik.
Ingat-ingat :
Dalam membuat simpulan generalisasi kita tidak boleh lari dari data yang sudah ada. Cari kata kunci yang ada dalam paragraf tersebut. Hal itu dapat diketahui dari kata-kata yang sering muncul dalam paragraf tersebut.
4. Melengkapi paragraf sebab-akibat
Penalaran sebab-akibat ini dimulai dengan mengemukakan fakta berupa sebab-sebab lalu disusul dengan kesimpulan yang berupa akibat.
Contoh :
Menjelang ujian nasional hendaknya siswa makin rajin belajar. Namun, tidak demikian dengan Badu. Ia malah sering bolos sekolah, sering keluyuran dengan teman-teman barunya dan pulang malam tanpa belajar. Akibatnya, ketika menghadapi ujian nasional, ia tidak bisa mengerjakannya dengan baik dan ia tidak lulus.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati paragraf berikut!
Yanti seorang anak yang rajin dan tekun. Ia rajin mengikuti pelajaran di sekolah. Setiap diadakan diskusi di sekolah, ia sering diminta tampil sebagai pembicara. Rata-rata empat jam sehari ia belajar sendiri di rumah. Bahkan, ia tidak segan-segan bertanya kepada guru jika ada hal-hal yang belum dimengerti, atau belum jelas. …
Kalimat yang berupa akibat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
a. Karena itu, tidak heran apabila Yanti meraih juara satu di sekolahnya.
b. Jadi, Yanti mendapat penghargaan yang pantas dari sekolahnya.
c. Oleh karena itu, Yanti sangat dicintai dan dihormati teman-temannya.
d. Makanya Yanti bisa diterima di perguruan tinggi ternama di negeri ini.
e. Sudah sepantasnya Yanti mendapat dukungan dari keluarganya.
Kunci : A
Pembahasan :
Sebab-sebab yang ada pada paragraf tersebut semua berkaitan dengan Yanti yang rajin dan aktif di sekolahnya. Karena berkaitan dengan pelajaran dan sekolahnya, akibat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah Yanti menjadi juara di sekolahnya.
5. Melengkapi silogisme
Silogisme merupakan penarikan kesimpulan dengan penalaran induksi, yaitu menarik kesimpulan dari penyataan umum (Premis Umum = PU) diikuti pernyataan khusus (Premis Khusus = PK), dan diakhiri dengan simpulan (S)
Contoh :
PU : Semua orang yang jujur selalu menepati janji
A B
PK : Kekasih saya seorang yang jujur
C A
S : Kekasih saya selalu menepati janji
C B
Berdasarkan analisis di atas dapat dirumuskan :
PU : A = B
PK : C = A
S : C = B
Contoh Soal dan Pembahasan
1. PU : Siswa yang tergolong kurang mampu akan diberikan tunjangan belajar.
PK : Hadiruddin siswa yang tergolong kurang mampu.
K : …
Simpulan yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah …
A. Tunjangan belajar harus diberikan kepada Hadiruddin.
B. Hadiruddin tergolong kurang mampu sehingga patut diberikan tunjangan belajar.
C. Hadiruddin akan diberikan tunjangan belajar.
D. Tunjangan belajar bagi yang tidak mampu diberikan kepada Hadiruddin.
E. Hadiruddin akan diberikan tunjangan belajar karena kurang mampu.
Kunci : C
Jawaban C benar karena sesuai dengan rumus K : C=B, yaitu Hadiruddin akan diberikan tunjangan belajar. Jawaban A, B, D, E tidak sesuai dengan rumus.
Ingat-ingat :
Kemunculan bagian-bagian pernyataan silogisme sebanyak dua kali. Untuk melengkapi silogisme coret saja bagian yang sudah sama dan gabungkan bagian yang belum muncul dua kali, dengan catatan kata semua, setiap hanya muncul sekali pada PU dan adalah, merupakan hanya muncul pada PK.
6. Melengkapi paragraf narasi
Narasi merupakan karangan yang berisi cerita yang didalamnya ada pelaku, peristiwa, konflik dan penyelesaiannya.

7. Melengkapi paragraf dengan kalimat deskripsi
Deskripsi merupakan karangan yang berisi suatu pengalaman suatu yang dilihat, dirasa, didengar, dan dialami sehingga membuat pembaca seolah-olah melihat, merasa, mendengar, mengalami apa yang digambarkan tersebut (memfungsikan pancaindra si pembaca).
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Bacalah paragraf deskripsi berikut dengan saksama!
Musim hujan di desaku telah tiba. Jalan-jalan berdebu kini sudah tidak tampak lagi. Daun-daun yang dahulu kusam karena lekatnya debu, kini hijau menyejukkan mata. Ranting-ranting pohon kini mulai ditumbuhi tunas baru. Ilalang turut menyembul di antara rerumputan yang menghijau. …
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
A. Pak tani harus mencangkul tanah persawahan mereka dari pagi hingga petang.
B. Alam desaku terlihat hijau, subur, dan sejuk kembali
C. Penduduk desa bersenda gurau menyambut suasana itu.
D. Saat itu pak tani segera mencangkul tanah persawahan dan ladangnya.
E. Sawah dan lading pak tani menunggu ayunan cangkulnya.
Kunci : B
Pembahasan
Pelengkap paragraf deskripsi adalah kalimat yang sesuai dengan isi paragraf dan berisi kalimat yang dapat ditangkap dengan panca indera.

D. Paragraf padu
Menyusun paragraf padu
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati isi dan urutan kalimat berikut!
(1) Isu pemanasan global mendapat respons dari berbagai bidang.
(2) …
(3) Secara sederhana, konsep itu dipahami sebagai konsep property yang ramah lingkungan.
(4) Penerapannya dapat berupa penghijauan dengan penanaman pohon.
(5) …
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kalimat nomor (2) dan (5) adalah …

A. (2) Berkaitan dengan isu tersebut, banyak industry property yang telah mencanangkan “property hijau”.
(5) Kehadiran pohon di tengah lautan beton diharapkan dapat mengurangi karbondioksida di udara.
B. (2) Kehadiran pohon di tengah lautan beton diharapkan dapat mengurangi karbondioksida di udara.
(5) Berkaitan dengan isu tersebut, banyak industry property yang telah mencanangkan “property hijau”.
C. (2)Pohon di hutan banyak yang ditebangi dan tidak ditanami lagi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
(5) Banyak industry property yang tidak mencanangkan “property hijau” karena biayanya mahal.
D. (2) Banyak industry property yang tidak mencanangkan “property hijau” karena biayanya mahal.
(5) Pohon di hutan banyak yang ditebangi dan tidak ditanami lagi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
E. (2) Sayangnya banyak orang yang tidak menyadari kekeliruan mereka atas apa yang mereka lakukan selama ini.
(5) Tidak ada yang dapat menuding siapa yang bersalah lalu yang mempertanggungjawabkan kesalahan itu.
Kunci : A
Pembahasan
Bagian yang rumpang dari paragraf tersebut adalah kalimat nomor 2 dan 5. Kalimat 1 Isu pemanasan global mendapat respons dari berbagai bidang. Oleh karena itu, kalimat ke-2 hendaknya memuat kata isu atau menyebutkan suatu bidang. Kalimat yang memuat itu adalah Berkaitan dengan isu tersebut, banyak industry property yang telah mencanangkan “property hijau”. Karena pada pilihan jawaban kalimat tersebut hanya ada pada pilihan A, pilihan bisa ditentukan secara langsung.
Ingat-ingat
Untuk menyusun kalimat acak menjadi paragraf padu perlu dicermati :
1. Pilhan jawaban
Jangan mengurutkan sekehendak hati, tetapi perhatikan pilihan jawaban dan bandingkan kalimat (urutan 1 dan 2 dalam urutan kalimat)
2. Penanda kohesi yang ada
Jika dalam kalimat itu terdapat kata ini, itu, tersebut jangan dipilih sebagai kalimat awal dalam paragraf
3. Jangan meletakkan kata penghubung antarkalimat di awal paragraf
E. Kata penghubung
Melengkapi paragraf dengan kata penghubung
A. Kata Penghubung Intrakalimat
Macam-macam kata penghubung berdasarkan makna/ fungsinya :
1. Menyatakan gabungan : dan, lagi, lagi pula, …,dan… serta…, … ,baik … maupun …
2. Menyatakan pertentangan : tetapi, namun, melainkan, sedangkan, padahal, … bukan hanya …, melainkan …, … tidak hanya …, tetapi …
3. Menyatakan pilihan : atau
4. Menyatakan urutan : lalu, mula-mula, kemudian
5. Menyatakan waktu : apabila, ketika, bilamana, sebelum, sejak, sesudah
6. Menyatakan tujuan : supaya, agar, untuk
7. Menyatakan sebab : sebab, karena, sebab itu, karena itu
8. Menyatakan akibat : sehingga, sampai
9. Menyatakan syarat : jika, asalkan, bilamana, kalau, apabila
10. Menyatakan tak bersyarat (konsesif) : walaupun, meskipun, biarpun
11. Menyatakan perbandingan : seperti, bagai, ibarat, daripada, seakan-akan, umpama
12. Menyatakan menguatkan : bahkan, apalagi
13. Menyatakan rincian : yakni, yaitu, adalah, ialah
14. Menyatakan penjelas (penegas) : bahwa
15. Menyatakan pembatasan : kecuali, selain
16. Menyatakan penanda contoh : misalnya, umpama, contoh
17. Menyatakan korelatif : semakin … semakin…, kian…kian…, tidak hanya … tetapi juga …, sedemikian rupa … sehingga …

Catatan :
konjungsi antarklausa ada dalam kalimat majemuk, baik setara maupun bertingkat. Letaknya bisa berada di awal kalimat ataupun di tengah kalimat.
untuk kalimat majemuk setara/ koordinatif menggunakan konjungsi nomor 1 sampai dengan nomor 4.
untuk kalimat majemuk bertingkat/ subordinatif menggunakan konjungsi nomor 5 sampai dengan 17.
B. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi antarkalimat merupakan konjungsi yang menghubungkan antara kalimat satu dengan kalimat yang lainnya.
ciri-ciri
1. Selalu terletak di awal kalimat;
2. Selalu diikuti tanda baca koma (‘)
Macam-macam kata penghubung antarkalimat
1. Oleh karena itu, Maka dari itu, Oleh sebab itu,
2. Dengan demikian, Jadi,
3. Akibatnya,
4. Selanjutnya,
5. Sementara itu,
6. Misalnya,

Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati paragraf berikut!
Berbagai cara akan ditempuh oleh siswa yang baru lulus SMA untuk dapat berebut kursi di perguruan tinggi favoritnya. Ada siswa belajar keras sampai begadang … ada yang mengikuti bimbingan tes. Di samping itu, ada yang melalui jalur khusus, yaitu pemberian kesempatan kepada siswa yang mampu secara financial untuk duduk di universitas pilihannya. Ada juga yang masuk universitas tanpa tes… dia memiliki prestasi gemilang … memiliki nilai akademis yang ditargetkan suatu perguruan dengan melalui jalus PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan), dan ada juga melalui jalus pemberian beasiswa bagi siswa yang berprestasi.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
a. dan, karena, atau
b. dan, tetapi, atau
c. hingga, karena, tetapi
d. hingga, jika, atau
e. dan, jika, tetapi
Kunci : A
Pembahasan
Kalimat ‘Ada…. ada’ menunjukkan hubungan penjumlahan, yaitu dan. ‘Ada … dia…memiliki…’ menunjukkan hubungan sebab akibat dan pemilihan, maka perlu dihubungkan dengan konjungsi karena dan atau.
F. Kata baku
a. Melengkapi paragraf dengan kata baku
b. Menentukan kata serapan untuk melengkapi paragraf
Melengkapi paragraf dengan kata baku atau kata serapan dapat dilakukan dengan mencermati pilihan kata yang ada dalam pilihan jawaban. Berikut ini daftar kata baku dan kata serapan yang berpotensi muncul dalam soal.
Perhatikan kata-kata dalam table berikut!
No Kata Baku Kata Tidak Baku Keterangan
1 mencontek menyontek
2 misi missi serapan
3 nasihat nasehat
4 mengubah merubah
5 sistem sistim serapan
6 tradisional tradisionil serapan
7 terampil trampil
8 hierarki hirarki serapan
9 telinga kuping
10 metode metoda serapan
11 praktik praktek
12 apotek apotik
13 Jumat Jum’at serapan
14 telanjur terlanjur
15 peduli perduli
16 khawatir kuwatir
17 frekuensi frekwensi serapan
18 akta akte
19 pihak fihak
20 pikir fikir
21 peduli perduli
22 telanjur terlanjur
23 menaati mentaati
24 menerjemahkan menterjemahkan
25 produktif produktive
26 produktivitas produktifitas
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati paragraf berikut!
Ketika saya akan memasuki ruang ujian ini, saya merasa … tidak akan dapat mengikuti ujian dengan tenang. Akan tetapi, setelah saya berdoa, perasaan itu menjadi berkurang. Ternyata saya … ketakutan. Begitu lembar soal saya buka, saya menarik … panjang dan mengucapkan nama Tuhan, perasaan saya semakin tenang sehingga dapat menjawab soal dengan baik.
Kata baku yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
A. kawatir, hanya, nafas
B. khuawatir, hanya, nafas
C. khawatir, hanya, napas
D. kawatir, cuma, napas
E. kuatir, cuma, napas
Kunci : C
Pembahasan :
Kata baku yang tepat adalah khawatir, hanya, napas.
Ingat-ingat
Penulisan kata baku yang tepat dapat dicerpati dengan menambahkan imbuhan. Contoh: produktif + -itas  produktivitas; praktik + -kum praktikum
2. Cermati paragraf berikut!
Selalu ingin melakukan …. Itulah prinsip yang dipegang Bakri. Ia mencoba mengolah buah belimbing yang melimpah pada saat musim hujan menjadi sebuah penganan yang enak dan unik untuk selai. Dicobanya beberapa kali agar mempunyai … Berkah yang dirasakannya dengan … itu, ia banyak mendapatkan pesanan.
Kata-kata serapan yang baku penulisannya untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
A. Inovasi, kualitas, sistem
B. Inovator, berkualitas, sistim
C. Inovasi, kualitas, sistim
D. Penginovasi, kwalitas, bersistem
E. Inofasi, kwalitas, system
Kunci : A
Pembahasan :
Kata serapan yang tepat inovasi, kualitas, dan system.
Ingat-ingat
Kata serapan dari bahasa Inggris pengubahannya negative  negatif; system sistem.
G. Kata berimbuhan
Melengkapi paragraf dengan kata berimbuhan
1) Imbuhan me-, me-kan, me-i berfungsi membentuk kata kerja
Awalan me-, me-kan, me-i jika bergabung dengan kata berawalan konsonan k,p,t,s , konsonan tersebut luluh. Perkecualian terjadi jika kata itu berawalan klaster (double konsonan) kata itu tetap. Contoh :
me- + kata + kan  mengatakan
me- + putar  memutar
me- + tata  menata
me- + sapu  menyapu
me- + khawatir + -kan  mengkhawatirkan
me- + produksi  memproduksi
2) Imbuhan di-
3) Imbuhan ter-
4) Imbuhan per-an
5) Imbuhan serapan : -I, -wi, -is, -iah, -isme, -if, -al, -isasi
6) Imbuhan asing : antar-, anti-, pra-, semi-, nir-, a-, (penulisannya harus serangkai)
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati paragraf berikut!
Akibat pembabatan hutan yang terus berlangsung, usaha … orang utan Kalimantan (pongopygmaeus) … ancaman serius. Sejumlah lembaga penyelamat satwa liar dan pemerintah kini sulit mendapat hutan untuk orang utan seusai dirawat di pusat rehabilitasi. Beberapa waktu yang lalu sebanyak seribu orang utan telah … ke hutan.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat yang rumpang pada paragraf tersebut adalah …
A. Menyelamatkan, berhadapan, kembalinya
B. Penyelamatan, menghadapi, dikembalikan
C. Diselamatkannya, dihadapkan, mengembalikan
D. Keselamatan, menghadapkan, pengembalian
E. Menyelamatkan, menghadapi, kembalikan
Kunci : B
Pembahasan
… usaha penyelamatan… menghadapi ancaman … telah dikembalikan …
H. Frasa
Melengkapi paragraf deskripsi dengan frasa
Frasa merupakan kelompok kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui satu batas fungsi dalam kalimat. Contoh :
Hari ini / siswa SMA / sedang ujian / bahasa Indonesia./
K S P Pel
Kalimat di atas terdiri dari empat frasa, yaitu hari ini, siswa SMA, sedang ujian, bahasa Indonesia.
Jenis-jenis frasa berdasarkan kedudukan kata dalam frasa
1. Frasa koordinatif, yaitu frasa yang kedudukan unsur-unsurnya setara. Contohnya, ayah ibu, kakak adik, meja kursi
2. Frasa atributif, yaitu frasa yang memiliki satu unsur pusat. Contohnya, baju baru, di halaman, sedang bermain, buku tebal, gadis berkacamata
Jenis frasa berdasarkan jenis kata sebagai pusatnya :
1. Frasa verbal, yaitu frasa yang unsur pusatnya berupa kata kerja. Contohnya, sedang belajar, akan pergi
2. Frasa nominal, yaitu frasa yang unsur pusatnya berupa kata benda. Contohnya, buku pelajaran, baju seragam, sepatu tentara, guru matematika
3. Frasa adjektif, yaitu frasa yang unsur pusatnya berupa kata sifat. Contohnya, sangat cantik, sungguh menawan, amat cepat, cermat sekali
4. Frasa numeral, yaitu frasa yang unsur pusatnya berupa kata bilangan. Contohnya, dua butir, lima ekor, dua biji.
Selain jenis frasa di atas, dikenal pula adanya frasa ambigu dan frasa atributif berimbuhan. Frasa ambigu adalah frasa yang bermakna ganda. Misalnya, lukisan ayah. Frasa ini bisa bermakna lukisan hasil karya ayah, lukisan milik ayah, atau lukisan mengenai diri ayah. Frasa atributif berimbuhan adalah frasa yang unsur perluasannya berupa kata berimbuhan. Misalnya, tangga berjalan, model pembelajaran, minuman bersoda.
Contoh Soal dan Pembahasan :
1. Cermati paragraf berikut!
Udara pagi ini di persawahan … dan … Daun-daun padi ditiup angin terlihat bergoyang pelan. Cuaca langit … tidak tertutup awan. Kuhirup udara dan tercium wangi dedaunan padi. Hatiku semakin terasa damai.
Frasa adjektiva yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ..
A. hampir cerah, segar sekali, biru bersih
B. sangat cerah, segar sekali, biru bersih
C. sangat cerah, agak dingin, sangat kelabu
D. hampir cerah, agak panas, biru kelabu
E. begitu cerah, cukup segar, sangat putih
Kunci : C
Pembahasan :
Frasa adjektiva adalah frasa yang unsur pusatnya berupa kata sifat. Frasa yang sesuai dengan kalimat soal adalah sangat cerah, begitu cerah, segar sekali, cukup segar, agak dingin. Sementara itu,untuk mengisi bagian rumpang paling akhir yang paling sesuai adalah biru bersih. Maka, jawaban yang tepat adalah C.
I. Karya tulis
1. Menentukan kalimat latar belakang karya tulis
2. Memperbaiki struktur kalimat yang salah
3. Menentukan kalimat yang tepat dalam karya tulis
4. Menentukan penulisan judul karya tulis yang tepat
Ringkasan materi
a. Kalimat latar belakang karya tulis
Untuk merumuskan kalimat latar belakang dalam karya tulis, perludiperhatikan kalimat topiknya terlebih dahulu. Sesudah itu, pilihlah kalimat pada jawaban yang menunjukkan fakta negatif dari kalimat topik tersebut.
b. Penulisan judul karya tulis
Yang harus diperhatikan dalam penulisan judul adalah ketepatan sesuai dengan Ejaann yang disempurnakan (EyD), yaitu menggunakan huruf kapital sebagai huruf pertama semua kata, termasuk kata ulang sempurna, kecuali kata seperti di, ke, dari, dan, yang, untuk, yang tidak terletak di posisi awal. Judul tidak boleh diakhiri titik.
Contoh :
Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Contoh Soal dan Pembahasan
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati judul karangan berikut!
Judul karangan : integrasi alam dan sains dalam pendidikan agama
Penulisan judul karangan yang sesuai dengan EyD adalah …
A. Integrasi Alam dan Sains dalam Pendidikan agama
B. Integrasi Alam Dan Sains Dalam Pendidikan Agama
C. Integrasi Alam dan Sains dalam Pendidikan Agama
D. Integrasi alam Dan sains Dalam pendidikan agama
E. Integrasi alam dan sains dalam pendidikan agama.
Kunci : C
Pembahasan :
Dalam menulis judul karangan selain kata tugas dan konjungsi setiap kata harus ditulis dengan huruf kapital dan tidak boleh diakhiri dengan tanda baca titik. Yang sudah memenuhi persyaratan itu adalah jawaban C.
Ingat-ingat
Penulisan judul yang tidak ditulis dengan huruf kapital adalah dan, dalam, yang, terhadap, di, ke, dari, sebagai,
J. Surat dinas dan lamaran pekerjaan
1. Menentukan kalimat yang sesuai dengan konteks surat (isi bagian/ struktur) dan penulisan surat lamaran pekerjaan
2. Menyusun kalimat dalam surat resmi (surat undangan)
Surat undangan resmi dan surat lamaran pekerjaan haruslah mengikuti aturan surat menyurat bersifat resmi mulai dari struktur surat, ejaan yang digunakan, sampai dengan bahasa surat.
Surat undangan resmi meliputi : kepala surat, tanggal surat, nomor, lampiran dan hal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, dan penutup), salam penutup, tanda tangan yang disertai nama lengkap.
Surat lamaran kerja meliputi : tanggal surat, lampiran dan hal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, dan penutup), salam penutup, tanda tangan yang disertai nama lengkap.
Kemungkinan soal :
1. Alamat surat
2. Paragraf pembuka surat
3. Isi (rincian identitas pada surat lamaran pekerjaan tidak diawali dengan capital, demikian juga dengan rincian dalam surat undangan resmi,
4. Paragraf penutup
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati iklan berikut!
Lowongan
Dibutuhkan wanita lulusan S1, bisa computer u/Bag. Adm. Pembukuan dan tinggal di Mess di jalam Hayam Wuruk 4 ruko Glodok Jaya, Telp. 6253738-08561293099
Kompas 28 Maret 2011
Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang tepat berdasarkan iklan tersebut adalah …
A. Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan di harian Kompas kami mengajukan lamaran pekerjaan supaya saya dapat mengisi lowongan pekerjaan itu di perusahaan Anda.
B. Setelah membaca iklan Bapak di harian Kompas, 28 Maret 2011, dengan ini saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai tenaga administrasi pembukuan yang dimaksud.
C. Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Vina, 23 tahun, Sarjana Akuntasi, mengajukan lamaran menjadi tenaga computer dan administrasi yang Bapak/ Ibu cari melalui iklan.
D. Sehubungan dengan iklan lowongan pekerjaan pada harian Kompas, 28 Maret 2011, saya mengajukan lamarann pekerjaan sebagai tenaga pembukuan pada perusahaan yang Bapak/ Ibu pimpin.
E. Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan pada harian Kompas, 28 Maret 2011 tentang bagian administrasi pembukuan, dengan ini saya mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan ini.
Kunci :E
Pembahasan :
Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan hendaknya diawali dengan kata berdasarkan karena adanya informasi iklan dijadikan dasar, bukan hanya sekedar untuk dibaca atau dihubung-hubungkan. Selain itu, harus menyebutkan edisi surat kabar tempat iklan dimuat dan lowongan yang akan dilamar. Itu semua ada pada jawaban E.
2. Besar harapan saya untuk diterima bekerja pada perusahaan Saudara. Atas budi baik serta perhatian Saudara saya mengucapkan banyak terima kasih.
Perbaikan yang tepat pada kalimat yang tercetak miring pada kutipan surat tersebut adalah …
A. Karena itu, perkenankan sebelumnya saya menghaturkan terima kasih.
B. Untuk itu semua, saya mengucapkan terima kasih.
C. Saya mengucapkan terima kasih atas perhatiannya saudara itu.
D. Atas perhatian Bapak/ Ibu, saya ucapkan ribuan terima kasih.
E. Atas perhatian Saudara, saya mengucapkan terima kasih.
Kunci : E
Pembahasan :
Kalimat penutup surat tidak perlu ucapan terima kasih yang berlebihan – menggunakan ribuan atau menghaturkan . Kata perhatiannya perlu diganti dengan perhatian Bapak/ Ibu/ Saudara. Hal itu ditunjukkan pada jawaban E.
Ingat-ingat

K. Puisi (gurindam, larik bermajas, makna)
1. Menentukan maksud gurindam
2. Menentukan unsur intrinsik puisi
3. Melengkapi puisi dengan larik bermajas
Ringkasan materi
a. Gurindam
Gurindam merupakan salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari dua baris dalam setiap baitnya. Persajakannya a-a, berisi nasihat. Baris pertama berupa sebab dan baris kedua berupa akibat. Gurindam yang terkenal adalah Gurindam 12 hasil karya Raja Ali Haji.
b. Tema puisi
Tema ialah pokok permasalahan yang mendasari sebuah karya, misalnya perjuangan, kepahlawanan, kekecewaan, kemuafikan, penderiataan, percintaan, keagamaan, ketuhanan, dan kehidupan manusia.
Contoh :
Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak
Lurus kaku pepohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
…. (Deru Campur Debu, Chairil Anwar)
Tema puisi tersebut adalah perasaan sepi seseorang. Hal itu diungkapkan dengan pohon yang lurus kaku, tidak bergerak sampai ke puncak. Perasaan itu dirasakan sewaktu menantikan sesuatu/ seseorang, tetapi penantian yang tidak kunjung dating.
c. Suasana
Suasana puisi adalah suasana yang menyertai kejadian, peristiwa, atau hal-hal yang diungkapkan dalam puisi. Misalnya, suasana gembira, bahagia, sedih, haru, kecewa, gelisah, tenang, pasrah, bingung, sepi, bimbang.
d. Makna kata dalam Puisi yang melambangkan suatu maksud
Kata dalam sebuah puisi bisa mewakili suatu maksud. Kata yang digunakan dalam puisi biasanya berupa kata kias/ konotasi. Maka dari itu, dalam menafsirkan maksud satu kata dalam puisi harus dikaitkan dengan larik-larik yang ada.
e. Majas
Majas ialah bahasa yang menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Macam-macam majas :
1) Simile/ perupamaan : majas perbandingan dengan menggunakan kata-kata pembanding, misalnya seperti, laksana, bagai,bak, ibarat, umpama, dsb.
2) Metafora : perbandingan yang singkat dan padat dinyatakan secara implisit, atau majas ini menggunakan ungkapan. Misalnya, bunga bangsa (pahlawan),kuli tinta (wartawan) , raja siang (matahari)
3) Personifikasi : majas yang memberi sifat manusia pada hal selain manusia itu sendiri. Misalnya, Kuas itu mulai menari-nari di atas kanvas.
4) Antithesis : majas yang berupa paduan dua kata yang berlawanan secara langsung. Misalnya, Pahit manisnya hidup di kota ini ia lalui dengan hati riang.
5) Paradoks : majas yang berupa paduan dua kata berlawanan makna secara tidak langsung. Misalnya, Di kota seramai ini, aku masih saja merasa kesepian.
6) Repetisi : majas yang menggunakan perulangan kata dalam sebuah paragraf.
Misalnya: Hari ini ia akan datang. Hari ini ia akan bertandang. Hari ini ia akan pulang.
7) Paralelisme : majas yang menggunakan perulangan kata dalam sebuah puisi. Perulangan itu berbada pada baris-baris yang berbeda.
Misalnya :
batu mawar
batu langit
batu duka
batu rindu
batu jarum
batu bisu
8) Sinekdoke (pars pro toto dan totem pro parte) : majas yang menggunakan makna sebagian untuk mewakili keseluruhan dan sebaliknya.
Misalnya :
9) Eufemisme
10) Hiperbola
11) Litotes
12)
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Perhatikan Gurindam berikut!
Kurang fikir kuarang siasat
Tentu dirimu kelak tersesat
Maksud isi kutipan gurindam tersebut adalah…
A. Sifat cermat dalam berbuat membawa kesuksesan
B. Berpikir dalam bertindak, belum tentu selamat
C. Tiada guna menyesal bila sudah tersesat
D. Sifat terlalu hati-hati akan baik hasilnya
E. Sifat kurang cermat berpikir akan membawa kerugian
Kunci : E
Makna gurindam dapat ditentukan dengan mengurutkan baris pertama dan kedua. Kurang pikir kurang siasat dimaknai sifat manusia yang kurang cermat dalam berpikir. Karena hal itu, orang tersebut akan mendapatkan kerugian. Berdasarkan pembahasan tersebut, maksud gurindam tersebut adalah sifat kurang cermat berpikir akan membawa kerugian.
Ingat-ingat
Makna gurindam dapat ditentukan dengan mengenali kata kunci yang ada dalam setiap barisnya. Kemudian kita serangkaikan makna dari baris pertama dan baris kedua. Jangan mengubah pola pengurutan (baris pertama dan kedua)

Puisi karya Zaini K.M.
Sampai di manakah cinta ayah dan ibu, anakku
Kalau tidak hingga ke ujung-ujung jari
Akan tinggal saja menggapai, melambai dari stasiun kecil
Pelabuhan terpencil
Kemudian engkau sendirilah Ayah dan Ibu dari Nasibmu
Terimalah Bumi dan Langit, hujan terik
Siang serta malam dari kalbumu
Sekali kan tiba saat kau tegak sendiri
Berdirilah atas bahu kami, ya pijaklah kepala kami
Jangkau bintang-bintang yang dari abad ke abad
Cuma dapat kami tengadahi!
2. Makna stasiun kecil pada puisi tersebut adalah …
A. terminal
B. rumah
C. pedesaan
D. halte
E. peristirahatan
Kunci : B
Pembahasan
Kata kunci yang ada dalam puisi adalah cinta, ayah, ibu, anakku. Berkaitan dengan hubungan keluarga tersebut maka stasiun kecil bermakna rumah.
3. Maksud puisi tersebut adalah …
A. Doa dan perjuangan orang tua untuk kesuksesan anaknya.
B. Orang tua sangat menyayangi anaknya hingga ke ujung jari.
C. Anak yang sudah berhasil meraih cita-cita berkat ketekunannya.
D. Kasih sayang orang tua kepada anak selalu mengalir siang dan malam
E. Nasib seorang anak bergantung pada kasih sayang orang tua
Kunci : A
Pembahasan
Kata kunci yang ada dalam puisi tersebut adalah cinta, ayah, ibu, bermakna orang tua Berdirilah atas bahu kami, ya pijaklah kepala kami/ bermakna perjuangan dan pengorbanan, Jangkau bintang-bintang yang dari abad ke abad/ bermakna cita-cita/ kesuksesan anaknya.
4. Suasana dalam puisi tersebut adalah …
A. bimbang
B. damai
C. mencekam
D. tegang
E. resah
Kunci : B
Pembahasan
Makna puisi yang berkait dengan doa dan perjuangan untuk menggapai kesuksesan akan memberikan kesan suasana damai.
5. Cermati penggalan puisi berikut!

Rambutnya indah sepanjang khatulistiwa membujur
Rambutnya hitam terbantun ombak
Gelung-bergelumung berkilauan mandi sinar matahari
Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi penggalan puisi tersebut adalah …
A. Anak kecil sedang tidur
B. Bunga kampung telah tidur
C. Sorang putri cantik tertidur
D. Perempuan muda terlelap tidur
E. Perempuan manis tertidur
Kunci : B
Pembahasan
Dari pilihan jawaban yang ada dapat diketahui bahwa kalimat yang sudah menggunakan majas adalah ‘Bunga kampung telah tidur’. Yang menunjukkan majas adalah penggunaan ungkapan bunga kampung.
Ingat-ingat
Untuk mengenali kalimat bermajas cermatilah:
 Pilihlah kalimat yang bergaya. Artinya, kalimat yang tidak biasa (struktur kaimatnya tidak mudah dipahami)
 Jika kalimat bermajasnya lebih dari satu, sesuaikan dengan isi puisinya.
 Selanjutnya, sesuaikan dengan persajakkannya.
L. Fiksi (hikayat, cerpen, novel)
1. Menentukan unsur intrinsik dan isi hikayat sastra Melayu Klasik
2. Menentukan unsur intrinsik cerpen/ novel
Ringkasan materi :
Unsur intrinsik karya sastra berupa fiksi, baik hikayat, cerpen maupun novel sama, yaitu:
a. Watak
Perwatakan tokoh adalah karakter atau sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran atau tingkah laku tokoh dalam cerita.
Pengarang menggambarkan watak tokoh antara lain melalui :
1) Penjelasan langsung dari pengarang (analitik), baik fisik maupun mental tokoh. Watak tokoh langsung disebutkan, misal cantik, tampan, marah, sadis, licik, kikir, dll.
2) Dramati/ tidak langsung
a) Dialog antartokoh
b) Tanggapan/ reaksi dari tokoh lain
c) Pikiran-pikiran tokoh
d) Tingkah laku/ tindakan tokoh
e) Lingkungan di sekitar tokoh/ pelukisan latar
b. Latar
Latar ialah keterangan tentang waktu, ruang/ tempat, dan suasana terjadinya lakukan dalam karya sastra
c. Alur
Alur merupakan rangkaian peristiwa dengan hubungan kausalitas (sebab-akibat).
Tahapan-tahapan alur :
1) Perkenalan/ awal cerita
2) Konflik / pertentangan dalam cerita karena adanya masalah
3) Klimaks
4) Peleraian
5) Penyelesaian/ akhir cerita
d. Sudut pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan diri pada ceritanya.
Jenis-jenis sudut padang :
1) Sudut pandang orang pertama (I), tokoh cerita menggunakan kata ganti aku, saya.
a) Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama
Cerita perpusat pada tokoh aku
b) Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan
Dalam cerita ada tokoh aku, namun pusat cerita pada tokoh yang lain.
2) Sudut pandang orang ketiga (III), tokoh cerita menggunakan nama-nama
a) Sudut pandang orang ketiga serba tahu
Pengarang melaporkan semua tindak-tanduk hingga yang sangat pribadi dari tokoh cerita.
b) Sudut pandang orang ketiga terarah/ terbatas
Cerita berpusat pada satu karakter.
e. Amanat
Amanat adalah pesan yang disampaikan pengarang melalui isi cerita. Amanat yang disampaikan dapat secara langsung (tertulis/ tersurat), atau secara tidak langsung (dialog/ tersirat)
f. Nilai-nilai
Dalam karya sastra terkandung nilai-nilai yang disisipkan oleh pengarang. Nilai-nilai tersebut :
1) Nilai moral : nilai yang berkaitan dengan akhlak atau budi pekerti baik dan buruk
2) Nilai sosial : hal-hal yang berkaitan dengan norma-norma dalam kehidupan masyarakat, misalnya saling member, menolong, tenggang rasa.
3) Nilai budaya : konsep mengenai masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia, misalnya : adat istiadat, kesenian, kepercayaan, upacara adat
4) Nilai estetika : nilai yang berkaitan dengan seni keindahan dalam karya sastra, missal bahasa, alur, tema
Contoh Soal dan Pembahasan
3. Soal 1 -3
Hikayat Kalilah dan Dimnah
Di antara berbagai-bagai jenis binatang di bawah perintah raja singa itu ada dua ekor serigala yang amat bijaksana, seekor bernama Kalilah dan yang seekor lagi Dimnah. Karena melihat raja tiada pernah keluar-keluar lagi, maka pada suatu hari berkatalah Dimnah kepada Kalila, “Hai Saudaraku, tahukah engkau apa sebabnya, maka raja kita kelihatan berduka cita tidak keluar-keluar dari tempat seperti sehari-hari?”
“Apa gunanya engkau tanyakan hal itu?” jawab Kalila. “Kita hamba rakyat wajib kita berusaha menyenangkan hati raja, dan menjauhkan segala yang akan menyusahkan kepadanya. Bukan kita orangnya yang patut mencampuri hal raja dan memperkatakannya. Sebab itu, janganlah engkau menanyakan hal itu juga. Ketahuilah, orang senang mencampuri urusan yang bukan urusannya sendiri, serupa halnya dengan kera yang mencampuri pekerjaan tukang kayu.”
Kejadian yang mustahil dalam kutipan tersebut adalah …
A. Kalila dan Dimnah pemimpin yang bijaksana
B. Raja yang tidak pernah keluar dari tempatnya
C. serigala yang digambarkan bersifat bijaksana
D. Seorang yang digambarkan bijaksana, tetapi sering berduka cita
E. Rakyat yang sangat berlebihan memperhatikan rajanya.
Kunci : C
Pembahasan
Dari pilihan jawaban yang ada yang menunjukkan kemustahilan adalah serigala yang diberi sifat bijaksana. Hal itu merupakan kemustahilan karena tokoh serigala biasanya bersifat antagonis/ jahat.
4. Keteladanan Kalila yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
A. Mengingatkan Dimnah agar tidak mencampuri urusan raja
B. Melarang Dimnah mengganggu raja mereka yang berduka
C. Mengingatkan agar menghibur orang yang sedang berduka
D. Melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas dan wewenangnya
E. Menyenangkan hati penguasa atau raja mereka
Kunci : D
Pembahasan
Tokoh Kalila memberikan penjelasan bahwa sebagai rakyat harusnya tidak mencampuri pekerjaan orang lain. Selain itu, Kalila mengingatkan Dimnah agar melakukan pekerjaan sesuai dengan kedudukannya. Maka dari itu, hal yang dapat diteladani adalah “Melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas dan wewenangnya”
5. Amanat yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
A. Jangan bertanya kepada orang yang tidak mengerti masalah sebenarnya
B. Dua orang sahabat karib sebaiknya mempunyai pikiran yang sama
C. Berikan masukan kepada atasan yang memerlukan pertimbangan
D. Jangan suka mencampuri urusan orang lain yang tidak semestinya
E. Anak buah yang baik harus memahami masalah atasannya
Kunci : D
Pembahasan
Sesuai dengan soal sebelumnya yang ditunjukkan oleh tokoh Kalila, dapat diketahui amanatnya bahwa Jangan suka mencampuri urusan orang lain yang tidak semestinya.

M. Drama
1. Menentukan masalah dan amanat dalam drama
2. Melengkapi dialog teks drama
Ringkasan materi
Masalah dalam drama merupakan inti pembicaraan yang sedang berlangsung dalam sebuah drama. Amanat dalam drama adalah pesan/ hikmah drama yang ingin disampaikan kepada audiens.
Contoh Soal dan Pembahasan
1. Cermati kutipan naskah drama berikut!
Rahim: Seluruh kaum kita akan mengira dan tak percaya lagi pada mereka dan para badut yang berlakon pesta canda, sementara kebebasan berpikir kurang diberikan. (suara meninggi)
Polem: Bukan begitu. Mari kita berbuat, jangan seperti tong kosong nyaring bunyinya. (suara tinggi)
Rahim: Kata-kata yang kau ucapkan itu hanya sebagai slogan, sedangkan kenyataan yang kita temui malah sebaliknya, tidak boleh serba transparan (menatap Polem dengan tajan)
Polem: … (membalas tatap Rahim)
Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog tersebut adalah …
A. Maksud kamu, tidak merdeka mengeluarkan pendapat.
B. Ya, kita cobalah membangun sesuai keinginan kita.
C. Itulah cita-cita kita selama ini merdeka atau mati.
D. Orang yang sabar banyak diberi kemudahan dalam berbagai hal.
E. Sayang sekali, saya tidak hadir dalam pertemuan penting itu!
2. (Si Bungsu pergi, si Sulung mengantar dengan senyum)
Bapak : Nak, pertimbangan bukanlah karena masa depan adikmu seorang. Juga bukan karena masa depan sisa hidupku.
Sulung : Hem, lalu? Karena rumah dan tanah pusaka ini barang kali ya, Pak?
Bapak : Sesungguhnyalah, Nak, lebih karena itu.
Sulung : Oo ya! Apa itu, Pak?
Bapak : Kemerdekaan.
Sulung : Kemerdekaan? Kemerdekaan siapa?
Bapak : Bangsa dan bumi pusaka.
Masalah yang diungkapkan dalam kutipan drama tersebut adalah …
A. Harta pusaka
B. Kemerdekaan bangsa
C. Masa depan
D. Sisa hidup
E. Pertimbangan hidup

N. Peribahasa
Melengkapi paragraf dengan pribahasa
Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya dan biasa mengisahkan suatu maksud tertentu
Peribahasa dan maknanya
1. Tak ada gading yang tak retak
Artinya : tidak ada yang sempurna
2. Murah di mulut mahal di timbangan
Artinya : banyak janji, tetapi tidak pernah ditepati.
3. Lempar batu sembunyi tangan
Artinya : tidak mau bertanggung jawab
4. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya
Artinya : lain wilayah lain pula adat kebiasaannya
5. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung
Artinya : di mana kita berada haruslah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru
6. Pikir itu pelita hati
7. Datang tampak muka, pulang tampak punggung
Artinya : bertamu itu, baik datang maupun pergi haruslah baik-baik
8. Bagai pungguk merindukan bulan
Artinya : menantikan hal yang mustahil
9. Kalau takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai
Artinya : kalau tidak mau menanggung risiko, janganlah melakukan hal yang berisiko
10. Bagai telur di ujung tanduk
Artinya : dalam keadaan yang mengkhawatirkan
11. Bagai minyak dengan air
Artinya : tidak pernah bisa bersatu
12. Bagai langit dengan bumi
Artinya : perbedaan yang sangat jauh
13. Bagai anjing dengan kucing
Artinya : tidak pernah akur
14. Air tenang menghanyutkan
15. Ada udang di balik batu
Artinya : ada maksud tertentu
16. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
Artinya : sekali melakukan pekerjaan, beberapa pekerjaan dapat diselesaikan sekaligus
17. Sambil menyelam minum air
Artinya :
18. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan jua
Artinya : perilaku anak tidak akan jauh dari orang tuanya
19. Kalah jadi abu, menang jadi arang
Artinya : sama-sama merugi
20. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya
Artinya : perilaku anak tidak akan jauh dari orang tuanya

Contoh Soal dan Pembahasan
2. Cermati cerita berikut!
Aldi hanya tamatan SMA dan memiliki pekerjaan rendah sebagi tenaga tata usaha di sebuah kantor pemerintah. Dia menyenangi seorang gadis cantik. Siren namanya, anak orang kaya di kampungnya, berpendidikan tinggi (S1), dan sebagai atasannya di kantor tempat Aldi bekerja. Kalau Aldi meminangnya, orang tua Siren mungkin akan keberatan menerimanya karena perbedaan status sosial. Padahal, dia sudah lama memimpikan memperistri Siren. Ya, mimpi, tinggal mimpi sesuatu yang tidak mungkin dapat diraihnya, seperti peribahasa, “…”
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi cerita tersebut adalah …
a. Tak ada gading yang tak retak
b. Karena hati mati, karena mata buta
c. Seperti berumah di tepi pantai
d. Lempar batu sembunyi tangan
e. Bagai pungguk merindukan bulan
Kunci : E
Pembahasan
Paragraf tersebut berisi seseorang yang menginginkan sesuatu tetapi sangat tidak mungkin baginya untuk mencapainya. Peribahasa yang bermakna sesuai dengan isi paragraf adalah bagai pungguk merindukan bulan.
O. Resensi
Menentukan kalimat resensi dan alasannya
Ringkasan Materi
Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya sastra atau buku. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada pembaca apakah sebuah buka atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
Kelangkapan unsur-unsur resensi buku adalah :
a) Latar belakang buku (gambaran isi buku);
b) Identitas buku (judul, nama penulis, nama penerbit, tempat terbit, jumlah halaman, jumlah bab, tahun terbit, cetakan ke berapa);
c) Macam/ jenis buku (fiksi atau nonfiksi);
d) Keunggulan buku (mengemukakan segi-segi yang menarik);
e) Kelemahan buku (mengemukakan segi-segi yang kurang menarik)
f) Nilai buku (dibandingkan dengan buku lain)
g) Simpulan (saran terhadap buku, menarik untuk dibaca atau tidak)
6. Cermati kutipan resesnsi berikut!
Kutipan 1
Cerpen karya Lianan Yusoli Ibadiyah ini mempunyai judul yang menarik, yakni Kidung Kebekuan. Kidung bisa diartikan lagu atau nyanyian, sedangkan Kebekuan merupakan metafora dari rasa dingin, sunyi, sepi. Kesan pertama yang muncul dari cerpen ini memang berangkat dari judulnya. Kidung Kebekuan dapat saya interprestasikan sebagai kisah yang diselimuti kesepian. Cerpen merupakan sebuah bentuk yang utuh yang didukung unsur-unsur di dalamnya.
Kutipan 2
Cerpen karya Liana Yusoli Ibadiyah ini banyak diselimuti kesedihan. Keseluruhan cerpen ini baik menyangkut tema, isi cerita, maupun amanat merupakan refleksi dari realitas sosial yang sering dijumpai dalam masyarakat sehingga membuat pembacanya lebih peka terhadap realitas kehidupan. Cerpen ini menceritakan kemelut batiin yang dialami tokoh aku. Pergulatan atau konflik batin dalam cerpen ini sangat kental. Konflik batin dirasakan oleh tokoh aku yang digunjingkan sebagai pembuat aib keluarga. Narasi pada cerpen ini membuat pembaca mengikuti alur demi alur dengan konflik yang ada. Gaya penceritaan yang halus, bahasa cukup sederhana sehingga langsung dapat dicerna dan nikmati oleh pembaca.
Resensi disertai alasan yang tepat terdapat pada …
A. Kutipan 1 karena berisi judul, penjelasan tentang pengertian cerpen dan asal terciptanya kisah yang diangkat ke dalam cerpen.
B. Kutipan 1 karena isi mencakup judul, tema, kilasan isi cerpen, penggunaan bahasa, dan mengungkapkan keunggulan cerpen.
C. Kutipan 2 karena isi mencakup judul dan pengarang, tema, kilasan isi cerpen, pengguna bahasa, dan mengungkapkan keunggulan cerpen.
D. Kutipan 2 karena berisi penjelasan tentang cerpen dan asal terciptanya kisah yang diangkat ke dalam cerpen, dan keunggulan cerpen.
E. Kutipan 2 karena berisi penjelasan tentang judul dan asal terciptanya kisah yang diangkat ke dalam cerpen, dan keunggulan cerpen.
Kunci : D
Pembahasan

P. Kritik dan esai
1. Menentukan isi kutipan esai
2. Menentukan kalimat kritik sastra
3. Melengkapi paragraf esai sastra
Ringkasan Materi
Esai adalah sebuah prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulisnya.
Kritik sastra adalah pengalaman yang ditulis setelah penulis kritik secara utuh membaca dan berdialog dengan karya sastra.
Contoh Soal dan Pembahasan
7. Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lainnya. Secara sederhana, antibiotik adalah obat untuk menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik ini sangat penting karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Apabila infeksi ini menyerang otak, akan menjadi miningitis, terkena paru-paru, dan akan menjadi bronkitis.
Hal yang diungkapkan dalam penggalan esai tersebut adalah …
A. Infeksi yang menyerang otak manusia.
B. Infeksi yang mengenai paru-paru manusia.
C. Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia.
D. Infeksi bakteri yang menyerang bagian tubuh tertentu.
E. Antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi
Kunci : C
Pembahasan
Hal yang diungkapkan dalam esai secara prinsip sama dengan menentukan ide pokok paragraf, maka temukan kalimat utamanya dahulu. Kalimat utama dari penggalan resensi adalah “Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lainnya.” Berdasarkan kalimat utama tersebut, kita tentukan ide pokoknya, yaitu Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia.
8. Cermati paragraf esai berikut!
Pada periode awal kepenyairannya, Taufiq Ismail cenderung menekankan citraan visual dalam menggambarkan pengalaman estetika yang dibentuk pengamatannya yang tajam terhadap momen-momen penting peristiwa bersejarah. Ia mendayagunakan kekuatan bahasa figuratif (majas), puisi yang efektif untuk membangun imajinatif pembaca. Sejak tahun 1970-an hingga periode mutakhir kepenyairannya, sajak-sajak Taufiq cenderung “prosik naratif”. Ia menggunakan bahasa diskursif yang diselingi permainan kata yang indah dan memikat. …
Kalimat simpulan esai sastra yang tepat adalah …
A. Jelaslah, bahwa pada awal kepenyairannya Taufiq terlibat langsung dengan peristiwa sejarah dan pada periode berikutnya ia terlibat melalui perasaan dan pikirannya.
B. Jadi, Taufiq menggunakan metode penciptaan puisi yang sama pada dua periode kepenyairannya.
C. Jadi, secara garis besar perkembangan kepenyairannya Taufiq Ismail dapat dibagi ke dalam tiga periode.
D. Jelaslah, bahwa Taufiq Ismail sangat memperhatikan pemakaian bahasa dalam setiap karyanya.
E. Dengan demikian, jelaslah bahwa bahasa yang digunakan Taufiq Ismail sangat membantu pembaca memahami puisinya sehingga karyanya tergolong komunikatif.
Kunci : D
Pembahasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s